Search Console Berkabut
Masalah utama hari ini ada di pengukuran, bukan di ranking. Search Engine Roundtable dan Search Engine Land sama-sama melaporkan bug terkonfirmasi pada pelaporan performa Google Search Console Generative AI yang memengaruhi data sejak 13 Agustus 2026. Gejala yang paling terlihat adalah penurunan mendadak pada impression terkait AI, tetapi menurut Google ini adalah masalah logging, bukan penurunan visibilitas nyata di Search. Post rollout dari Google Search Central sendiri menjelaskan kenapa ini penting: laporan AI yang lebih baru memang dibuat untuk menunjukkan kapan halaman Anda muncul di AI Overviews dan AI Mode, dengan rincian per halaman, negara, perangkat, dan tanggal.
AI Search Makin Semrawut
Search Engine Journal menambahkan satu detail penting: laporan query biasa di Search Console sekarang bisa memuat potongan follow-up AI yang aneh seperti “yes”, “what about”, atau fragmen percakapan lain, karena follow-up di AI Mode bisa tercatat sebagai query baru. Buat pemilik situs, artinya query yang terlihat ganjil belum tentu spam atau bot. Bisa saja itu pengguna yang sedang berbicara dengan AI milik Google, sementara halaman Anda dikutip di salah satu jawabannya.
Di sisi lain, Google menghentikan sementara uji coba kecil yang menampilkan gambar AI di dalam AI Overviews untuk pencarian resep, setelah menuai protes dari para kreator. Ini penting karena instruksi buatan AI bisa mengambil porsi traffic dan mengaburkan siapa pembuat konten aslinya. Publisher resep, how-to, dan konten visual perlu terus mencermati ini.
Intinya
Langit SERP relatif tenang: volatilitas parsial hari ini ada di 4.4/10, dan periode terakhir yang sudah lengkap masih bertahan di kisaran normal setelah fase yang lebih panas pada Juli. Tidak perlu panik melihat grafik Search Console yang anjlok minggu ini. Cek analytics, ranking, dan lead yang benar-benar masuk sebelum menyimpulkan traffic memang turun.